Untuk bumi yang lestari

Surat dari Darmaga

  • 03 Mei 2021

    Multiusaha Kehutanan yang Adil

    UU Cipta Kerja mengganti jenis bisnis kehutanan dengan satu jenis bisnis, yakni multiusaha. Bagaimana agar cara baru ini adil dan melindungi lingkungan?

  • 26 April 2021

    Politisasi Birokrasi dalam Krisis Kelestarian

    Mewujudkan kelestarian manajemen sumber daya alam terbentur oleh politisasi birokrasi. Riset Transparansi Internasional membuktikan benturan terjadi karena kepentingan politik menginvasi administrasi dan peraturan.

  • 19 April 2021

    Bolong-Bolong Tata Kelola PNBP Kehutanan

    Penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor kehutanan relatif kecil dibanding potensi dan luas hutan kita. Tiga saran menambal dan memperbaikinya.

  • 13 April 2021

    Pancasila dan Perhutanan Sosial

    Implementasi nilai-nilai Pancasila bisa terlihat dalam wujud program perhutanan sosial. Realisasinya perlu dipercepat.

  • 12 April 2021

    Legitimasi UU Cipta Kerja

    UU Cipta Kerja dan aturan turunannya bisa kehilangan legitimasi karena tak dibuat transparan dan untuk kepentingan umum. Perlu mitigasi khusus dalam implementasinya.

  • 11 April 2021

    Makna Pancasila dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam

    Menerjemahkan Pancasila dalam pengelolaan sumber daya alam. Kita banyak melenceng.

  • 05 April 2021

    Korupsi sebagai Hama dan Penyakit

    Pelbagai ilmu pengetahuan belum terintegrasi dengan ilmu mencegah korupsi. Padahal ia biang segala masalah.

  • 29 Maret 2021

    PP UU Cipta Kerja Tak Sinkron

    Banyak pasal peraturan pemerintah (PP) UU Cipta Kerja tak sinkron karena tak saling komplementer. Niat menarik investasi bisa terserimpet aturannya sendiri.

  • 28 Maret 2021

    Ekofilia: Langkah Awal Memahami Konservasi

    Ekofilia atau ecophilia adalah satu cara menghidupkan konservasi. Investasi dalam pendidikan sejak dini.

  • 22 Maret 2021

    Runtuhnya Etika Mengelola Sumber Daya Alam

    Kriminalisasi masyarakat adat dan tumpang tindih izin pengelolaan sumber daya alam contoh nyata erosi etika pengetahuan. Perlu gerakan sosial menegakkannya kembali.

  • 15 Maret 2021

    Cara Mendorong Agar KPH Maju

    Peran KPH dalam manajemen hutan berubah akibat PP 23/2021 yang menjadi turunan omnibus law UU Cipta Kerja. Kepemimpian yang inovatif dan transaksi pasar syarat utama menciptakan KPH Maju.

  • 14 Maret 2021

    Peran Kritis Tumbuhan Perintis

    Sebagai pemula tumbuhan perintis punya tugas berat memulai kehidupan di suatu wilayah. Penting kita tahu sifatnya untuk rehabilitasi dan reklamasi.

  • 12 Maret 2021

    Masjid Ramah Lingkungan

    Umumnya umat Islam berlomba mempercantik masjid sehingga rumah ibadah ini tak ramah lingkungan. Padahal, Nabi Muhammad membangun masjid amat sederhana.

  • 08 Maret 2021

    Penyelesaian Konflik Ruang Menurut PP UU Cipta Kerja

    PP 43/2021 hendak menyelesaikan tumpang tindih tata ruang dan konflik sosial di atasnya. 6 risiko jika aturan ini dilaksanakan karena tak terintegrasi.

  • 01 Maret 2021

    Perubahan Substansial Manajemen Hutan di PP UU Cipta Kerja

    Sebanyak 49 peraturan pemerintah turunan UU Cipta Kerja telah terbit. Lima terkait kehutanan mengubah dratis dua hal substansial pengelolaan hutan lestari.

  • 28 Februari 2021

    Ancaman Terselubung Spesies Invasif

    Pengelolaan spesies invasif perlu menjadi bagian kebijakan mitigasi perubahan iklim. Untuk melindungi keragaman hayati.

  • 22 Februari 2021

    Surutnya Etika Ilmu Pengetahuan

    Surutnya etika ilmu pengetahuan bisa diukur melalui ketimpangan. Jika daerah kaya sumber daya alam malah menumbuhkan orang miskin, implementasi ilmu pengetahuan layak dipertanyakan.

  • 20 Februari 2021

    Media dan Kebijakan Publik

    Bolehkah media berpihak? Menyambut ajakan Presiden Jokowi agar masyarakat aktif mengawasi dan mengkritik kebijakan publik.

  • 15 Februari 2021

    Risiko Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

    Rancangan peraturan pemerintah (RPP) UU Cipta Kerja belum memuat secara komplet perizinan berusaha berbasis risiko. Lingkungan hidup kian rentan.

  • 14 Februari 2021

    Diplomasi untuk Konservasi

    Diplomat perlu paham isu lingkungan. Pegiat lingkungan juga harus bisa berdiplomasi.

  • 08 Februari 2021

    Bencana Sebagai Ancaman Keamanan

    Bencana menjadi salah satu ancaman keamanan. Karena bencana akibat kekeliruan manajemen sumber daya alam, ia seharusnya bisa dicegah.

  • 07 Februari 2021

    Manfaat Lebah Bagi Jantung Manusia

    Lebah dan serangga adalah jantung bumi. Tanpa lebah pohon tak akan hidup, manusia tak bisa bernapas.

  • 01 Februari 2021

    Penyelesaian Konflik Tata Ruang

    Konflik pemanfaatan ruang dan sumber daya alam tak kunjung selesai. Bisakah UU Cipta Kerja dan aturan turunannya menjadi solusi?

  • 31 Januari 2021

    Pohon Juga Bisa Pindah

    Seperti mahluk hidup lain, pohon-pohon juga bermigrasi untuk mencari lokasi yang sesuai untuk hidup mereka. Perubahan iklim memicu pohon pindah.

  • 30 Januari 2021

    Integrasi Risiko Investasi dalam UU Cipta Kerja

    UU Cipta Kerja memisahkan risiko investasi dan bencana alam. Padahal, keduanya harus integral agar investasi tak merusak lingkungan.

  • 29 Januari 2021

    Filosofi Naik Gunung

    Kesalahan umum para penulis perjalanan: menulis destinasi dan fokus pada tujuan, lupa menikmati perjalanannya.

  • 25 Januari 2021

    Kampus Merdeka Kehilangan Daya Pikir Kritis

    Ironi perguruan tinggi kita: kebijakan kampus merdeka hanya mendorong universitas sebagai pabrik tenaga kerja. Padahal, berpikir kritis tulang punggung kebijakan publik.

  • 24 Januari 2021

    Orang Kota dan Rimba

    Hutan bisa jadi terasa jauh bagi orang kota. Padahal, manusia bisa hidup karena jasa hutan, di desa maupun di kota.

  • 18 Januari 2021

    Masalah Administrasi Pemulihan Hutan

    Memulihkan hutan rusak tak sekadar urusan politik dan kekuasaan serta tata kelola. Ia juga menyimpan problem struktural administrasi yang ruwet.

  • 17 Januari 2021

    Cara Memahami Suara Alam

    Memahami suara alam melalui satwa liar menjadi pintu masuk untuk konservasi. Makin rentan oleh ancaman pemanasan global.

  • 11 Januari 2021

    Masa Depan Kapitalisme Lingkungan

    Masa depan kapitalisme adalah lebih peduli pada lingkungan, menghapus ketimpangan, dan menempatkan manusia lebih setara. Apakah ini utopia?

  • 10 Januari 2021

    Hutan untuk Ketahanan Pangan

    Kehutanan dan pertanian acap bentrok karena konversi lahan. Ilmu kehutanan menyediakan jalan keluar agar hutan tetap lestari dan ketahanan pangan terjaga: agroforestri.

  • 04 Januari 2021

    Cara Negara Lain Mengelola Hutan

    Beberapa negara berhasil memanfaatkan hutan dengan tidak menebang dan mengambil kayunya. Nilai ekonomi dan jasa lingkungan hutan jauh lebih banyak ketimbang kayu atau mengonversi lahannya.

  • 03 Januari 2021

    Adaptasi Satwa dalam Perubahan Iklim

    Setiap hewan punya cara beradaptasi dengan suhu ekstrem. Perubahan iklim akan mengubah pola hidup mereka, atau memusnahkannya.

  • 28 Desember 2020

    9 Buku Pilihan Kebijakan Publik

    Buku-buku yang membicarakan kebijakan publik dari perspektif keberlanjutan. Berguna untuk menghindari bias dan mengenali konflik kepentingan.

  • 27 Desember 2020

    Catatan Akhir Tahun 2020: “Super Year for Biodiversity”

    Pandemi covid-19 membuat tahun 2020 gagal menjadi tahun super keragaman hayati, super year for biodiversity. Tapi pandemi mengajarkan satu hal yang lebih super dan penting dalam melihat kembali hubungan manusia dan alam.

  • 25 Desember 2020

    Hari Raya Ramah Lingkungan

    Umat beragama merayakan hari besar dengan kegembiraan, yang kemudian jadi berlebihan. Perlu mengembalikan hakikat perayaan pada makna spiritual yang selaras dengan lingkungan.

  • 21 Desember 2020

    Membayangkan Perhutanan Sosial pada 2045

    Perhutanan sosial dan pengakuan hutan adat akan makin kompleks. Perkembangan teknologi membuat kebijakan publik kian rentan penyelewengan.

  • 20 Desember 2020

    Pohon Juga Bisa Stres

    Pohon bisa stres karena tekanan dari luar, terutama serangan hama. Jadi jangan memaku pohon karena itu membuat luka yang jadi pintu masuk virus.

  • 14 Desember 2020

    Risiko Korupsi dalam RPP Kehutanan UU Cipta Kerja

    Dalam rancangan peraturan pemerintah (RPP) bidang kehutanan turunan UU Cipta Kerja, perbaikan tata kelola tak menjadi fokus. Akhirnya bisa ditebak: ada banyak risiko korupsi jika rancangan ini berlaku.

  • 13 Desember 2020

    Pentingnya Keragaman Hayati Bawah Tanah

    Kehidupan di atas tanah sangat tergantung pada keragaman hayati di bawah tanah. Tanpa mereka manusia tak bisa apa-apa

  • 11 Desember 2020

    Napas: Syukur Terakhir Kita Kepada Bumi

    Kita acap tak sadar bahwa hal terakhir yang akan kita punya adalah napas. Mengingatnya akan mendorong kita melindungi bumi.

  • 07 Desember 2020

    Problem Mendasar Kebijakan Indonesia: Cara Berpikir

    Logika kebijakan sering kali tak berdasarkan paradigma yang ajek atau cara pikir berdasarkan pengalaman empiris. Akibatnya, alih-alih jadi solusi, kebijakan acap menambah masalah. Penting untuk mereka yang tengah merumuskan aturan turunan UU Cipta Kerja.

  • 06 Desember 2020

    Cara Membaca Warna Danau

    Warna air danau yang hijau dan biru menjadi indikator ekosistem dan iklim bumi. Pemanasan global terukur dari sana.

  • 04 Desember 2020

    Dan Kematian Makin Akrab

    Pandemi virus corona covid-19 membuat kematian jadi terasa makin akrab dan dekat. Sesungguhnya ia keniscayaan.

  • 30 November 2020

    Ilusi Pembangunan Berkelanjutan

    Konsep pertumbuhan hijau belum terlihat sebagai solusi pembangunan berkelanjutan. Negara yang dianggap berhasil mewujudkan ekonomi hijau sekali pun belum bisa mencegah dampak buruk pembangunan terhadap lingkungan.

  • 29 November 2020

    Komunikasi dalam Konservasi Satwa Liar

    Komunikasi menjadi kunci sukses konservasi satwa liar. Pekerjaan konservasi satwa liar memang identik dengan hal-hal terkait biologi, namun solusinya terletak pada manusia.

  • 27 November 2020

    Ijtihad Benur Lobster

    Agama Islam tak menyediakan dalil dalam jual-beli benur lobster. Tapi ijtihad menyediakan pertimbangan, salah satunya, dari segi bahaya terhadap lingkungan.

  • 25 November 2020

    Deteksi Dini Kesehatan Organisasi

    Organisasi konservasi juga seperti organisasi manajemen lain: perlu sehat secara internal dan eksternal. Inovasi menjadi bagian penting dalam kesehatan organisasi.

  • 23 November 2020

    Pasar Bukan Solusi Deforestasi

    Ada lima mitos dalam mengelola hutan lestari, salah satunya pendekatan pasar melalui ekolabel. Mitos itu berdampak buruk pada tata kelola kehutanan hingga hari ini.

  • 22 November 2020

    Hutan: Makin Tua Makin Bernilai

    Usia hutan tidak hanya tecermin dari umur, juga berbagai proses alam, gangguan, dan interaksi terhadapnya. Semakin tua, hutan semakin bernilai bagi manusia.

  • 16 November 2020

    UU Cipta Kerja dan Birokrasinya

    UU Cipta Kerja hendak menyederhanakan, menyinkronkan, dan memangkas regulasi yang menghambat penciptaan lapangan kerja. Benarkah dengan memangkas regulasi, birokrasi menjadi efektif dan lapangan kerja terbuka?

  • 15 November 2020

    Katanya Pemanasan Global, Tapi, kok, Saljunya Tebal?

    Jika benar bumi semakin memanas, mengapa musim dingin menjadi semakin dingin dan hujan salju semakin tebal? Anomali cuaca yang menjadi bukti nyata perubahan iklim.

  • 09 November 2020

    Transformasi Manajemen Hutan Lewat Perhutanan Sosial

    Perhutanan sosial merupakan perubahan manajemen hutan dari melayani usaha besar ke masyarakat kebanyakan yang memerlukan transformasi mendasar. Tak hanya birokrasi, juga masyarakat yang terlibat di dalamnya.

  • 08 November 2020

    Cara Mengetahui Usia Pohon

    Teknik sederhana mengetahui usia pohon melalui cincinnya. Berguna dalam mengestimasi bencana akibat perubahan iklim.

  • 06 November 2020

    Siklus Alam, Siklus Rezeki

    Rezeki manusia bergantung pada siklus alam. Allah berjanji jika kita menjaganya, tanpa mengeksploitasi secara berlebihan, rezeki untuk kita akan terus mengalir

  • 02 November 2020

    Paradoks Kepentingan Publik

    Negara membangun lembaga pendidikan untuk menumbuhkan daya kritis masyarakat sehingga rasa ingin tahu menjadi barang publik. Setelah kritis, penguasa malah membungkamnya.

  • 01 November 2020

    Bersiap Menghadapi La Nina

    Bumi menghadapi fenomena iklim la Niña, kemarau basah di beberapa tempat, kekeringan di tempat lain. Bagaimana menghadapinya?

  • 26 Oktober 2020

    Malum in se dalam Kejahatan Lingkungan

    Omnibus law UU Cipta Kerja memangkas penegakan hukum bagi perusak lingkungan yang dampaknya panjang. Diam tak mencegah atau mendorong pemanasan global tergolong kejahatan.

  • 25 Oktober 2020

    Teknik Melestarikan Hutan

    Gangguan ekologis akan membuat hutan beradaptasi dan memicu keragaman hayati. Semakin banyak gangguan, hutan kemungkinan lebih lestari.

  • 19 Oktober 2020

    Korupsi Pembuatan Amdal

    Kita berharap studi amdal membuat lingkungan tak jadi rusak. Tapi statistik menunjukkan kerusakan makin parah seiring makin banyaknya jenis usaha wajib amdal. Korupsi membuat harapan itu musnah. UU Cipta Kerja tak memperbaikinya.

  • 18 Oktober 2020

    Gender dalam Konservasi Satwa Liar

    Perempuan terbukti lebih tangguh dan kreatif dalam gerakan konservasi. Arus utama gender Indonesia sudah lebih maju meski pintu masuknya perlu dicari lebih kreatif.

  • 11 Oktober 2020

    Mengawetkan Kenangan Melalui Pohon

    Di Kanada ada kebiasaan menanam pohon untuk mengenang seseorang. Lebih memberikan aura positif ketimbang membangun monumen batu.

  • 09 Oktober 2020

    How Low can You Go?

    Omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja bertolak belakang dengan usaha-usaha menjaga lingkungan sebagai tuntutan global mencegah perubahan iklim. Perspektif investasi global terdorong lebih hijau.

  • 08 Oktober 2020

    Masa Depan Lingkungan dalam UU Cipta Kerja

    Dengan proteksi lingkungan yang longgar dalam UU Cipta Kerja, benarkah investasi akan datang? Tren dunia di tengah pemanasan global dan kesadaran akan kapitalisme regeneratif justru membuat bisnis lebih protektif terhadap lingkungan.

  • 05 Oktober 2020

    RUU Cipta Kerja yang Tak Adil

    RUU Cipta Kerja menghapus mandat pembentukan lembaga pencegah dan pemberantas kerusakan hutan. Sebaliknya, melanggengkan hukuman bagi masyarakat adat yang hidup dengan memanfaatkan hasil hutan.

  • 04 Oktober 2020

    Pesan Konservasi dalam Sehelai Batik

    Batik yang menjadi identitas Indonesia, bisa menjadi alat diplomasi dan konservasi. Agar terjangkau, ekobatik perlu usaha konservasi.

  • 28 September 2020

    Kesalahan-Kesalahan Konservasi

    Aktivitas manusia telah menghancurkan keragaman hayati 1.000 kali lebih cepat dari kepunahan alamiahnya. Tindakan konservasi acap menghalangi akses komunitas lokal terhadap sumber daya alam.

  • 27 September 2020

    Perubahan Iklim dalam Sejumput Garam

    Musim yang menyeleweng membuat produksi garam terganggu. Ada urusan ekonomi, sosial, dan lingkungan hingga soal perubahan iklim.

  • 25 September 2020

    Mari Menjadi Sufi Lingkungan

    Ajaran Islam mengenal konsep “sufi lingkungan”. Titik tolaknya bukan pada hukum melainkan pada kasih sayang kepada sesama.

  • 24 September 2020

    70 Tahun Profesor Dudung Darusman

    Guru besar ekonomi kehutanan IPB ini memasuki masa purnabakti. Jejak keilmuannya panjang.

  • 21 September 2020

    Lima Risiko Jika RUU Masyarakat Adat Disahkan Sekarang

    Ada lima risiko jika draf RUU Masyarakat Hukum Adat yang ada sekarang disahkan. Selain mengancam keberadaan masyarakat adat, juga risiko benturan dan konflik pemakaian lahan berbasis izin yang makin menguat.

  • 20 September 2020

    Perhatian! Macan Tutul Jawa Juga Butuh Konservasi

    Tak seperti hewan besar lain di hutan-hutan luar Jawa, macan tutul Jawa kurang mendapat perhatian dalam isu konservasi. Ia juga penting dalam menopang ekosistem.

  • 18 September 2020

    Quran dan Lingkungan Menurut Seyyed Hossein Nasr

    Seyyed Hossein Nasr satu dari sedikit ulama Islam yang konsen pada isu lingkungan. Menurut dia, wahyu Quran tak hanya punya dimensi religius, tapi pandangan soal lingkungan.

  • 14 September 2020

    Empat Kelemahan RUU Masyarakat Adat

    RUU Masyarakat Hukum Adat meneruskan syarat pengakuan legalitas sebelum negara mengakui penduduk adat memiliki hak yang sama dengan warga negara lain. Empat kelemahan RUU Masyarakat ada yang berpotensi menjauhkan tujuan melindungi mereka.

  • 13 September 2020

    Kisah Para Pemeluk Pohon

    Gerakan memeluk pohon untuk melindunginya dimulai di India pada 1730 oleh seorang perempuan desa. Gerakan para pemeluk pohon ini bergaung hingga hari ini dan membuat perubahan berarti dalam perlindungan ekologi.

  • 07 September 2020

    Etika Pendanaan Lingkungan Hidup

    Selain etika lingkungan hidup, kita memerlukan etika pendanaan perbankan. Dengan kian banyaknya pendanaan untuk investasi, sumber dananya perlu dipagari dengan etika agar lingkungan hidup terselamatkan.

  • 06 September 2020

    Kopi yang Lestari. Apa Itu?

    Kita bisa menunjukkan peduli lingkungan dan masa depan planet bumi dengan meminum kopi yang lestari. Apa itu?

  • 31 Agustus 2020

    Deforestasi Turun Tapi Masyarakat Adat Ditangkap

    Pijakan prosedural membuat konflik agraria berbasis izin akan terus terjadi karena kita tak memperbaiki problem hulunya: peraturan yang dibuat berdasarkan kepentingan. Izin untuk industri diperluas sementara izin masyarakat adat terkatung-katung.

  • 30 Agustus 2020

    Perubahan Iklim dalam Secangkir Kopi

    Secangkir kopi bisa menggambarkan bagaimana dunia berubah karena pemanasan global. Kita bisa turut serta mencegahnya dengan menyesap kopi yang dikelola secara lestari.

  • 29 Agustus 2020

    Arti Khalifah yang Sebenarnya

    Manusia disebut khalifah, yang berarti wakil Tuhan di muka bumi. Apakah itu berarti kita mahluk paling unggul?

  • 26 Agustus 2020

    Ke mana Arah Pembahasan RUU Cipta Kerja?

    Koalisi di luar pemerintahan di DPR memberikan catatan kritis pada omnibus law RUU Cipta Kerja. Tapi arah besarnya tetap menjauh dari tren industri dunia yang mendekat pada nilai-nilai keadilan sosial dan proteksi lingkungan.

  • 23 Agustus 2020

    Manusia dan Satwa Liar: Tak Hanya Berbagi Ruang

    Kita mesti mulai menghilangkan kata konflik dalam hubungan manusia dan satwa liar. Selain berkonotasi negatif yang membuat inovasi macet, kita sesungguhnya berbagi ruang hidup dengan mereka.

  • 21 Agustus 2020

    Konsep Islam Melindungi Alam

    Islam mengenal konsep perlindungan lingkungan hidup. Nabi Muhammad menetapkan sejumlah hima atau tanah larangan yang tak boleh dijamah sembarangan.

  • 17 Agustus 2020

    Renungan di Hari Kemerdekaan

    Dirgahayu Indonesia ke-75. Kita belum merdeka secara substansial. Sebuah renungan di hari kemerdekaan, terutama menyangkut keadilan memanfaatkan sumber daya alam.

  • 17 Agustus 2020

    Pohon Nasional Indonesia: Apa yang Cocok Menurut Para Ahli?

    Hutan Indonesia menyimpan ribuan jenis pohon. Belum ada pohon nasional Indonesia. Tiga ahli mengajukan beberapa pohon yang mewakili karakter penduduk Republik ini.

  • 15 Agustus 2020

    Makanan dan Dampaknya pada Lingkungan

    Kita acap abai makanan yang kita santap merusak lingkungan. Daging empuk yang kita makan berasal dari peternakan yang menghancurkan hutan dan gas metana yang jadi penyebab pemanasan global.

  • 10 Agustus 2020

    Birokrasi Seharusnya Melindungi Publik

    Basis pembuat kebijakan adalah referensi. Jika dulu ada orang yang selamat karena mengambil keputusan dengan melanggar kebenaran, kini akan ada yang mengikutinya. Maka, “jika kita tak berani bertanya, kita akan jadi korban keputusan-keputusan.”

  • 09 Agustus 2020

    Mengelola Keangkeran Hutan

    Hutan itu angker ternyata menjadi sugesti dan persepsi beberapa orang. Bisa jadi nilai tambah untuk ekowisata atau menjadi modal memelihara kelestarian.

  • 07 Agustus 2020

    Lingkungan dan Spiritualisme

    Kita memakai kata “memohon” dan “memanjatkan” untuk berdoa, yang berakar dari kata "pohon". Spiritualitas dekat dengan alam.

  • 03 Agustus 2020

    Ekologi Politik dalam Pembangunan Hutan

    Para rimbawan masih menganggap hutan semata biologi, bukan tentang manusia. Akibatnya, birokrasi dan tata kelola yang melahirkan korupsi tetap berkembang dalam mewujudkan hutan lestari.

  • 02 Agustus 2020

    Pohon Sebagai Identitas Nasional

    Beberapa negara memakai pohon sebagai lambang dan identitas nasional. Apa pohon nasional Indonesia?

  • 28 Juli 2020

    Jazz dan Hutan Kita

    Catatan dari Darmaga Jungle Jazz 2013 Idang Rasjidi and his friends. Para musisi perlu berperan dalam mengingatkan pengelolaan hutan lestari.

  • 27 Juli 2020

    Ekosida Sebagai Kejahatan Kelima

    Para rimbawan terkena bias kolonialisme yang menganggap hutan hanya bisa dikelola oleh para ahli hasil sekolah. Akibatnya adalah bencana lingkungan, ekosida, hingga pengusiran masyarakat adat dari tempat tinggal mereka di dalam rimba.

  • 26 Juli 2020

    Mengapa Kita Membutuhkan Harimau

    Renungan Hari Harimau Sedunia: bukan mereka yang membutuhkan manusia, tapi kita yang membutuhkan harimau sebagai penyeimbang ekosistem. Jika harimau punah, hidup manusia akan bermasalah.

  • 20 Juli 2020

    Lemahnya Proteksi Lingkungan dalam RUU Cipta Kerja

    Dalam omnibus law RUU Cipta Kerja ada kewajiban izin investasi berdasarkan risiko jenis usaha terhadap lingkungan. Banyak bolongnya.

  • 20 Juli 2020

    Sapardi dan Perubahan Iklim

    Sajak Hujan Bulan Juni yang ditulis Sapardi Djoko Damono tentang hujan yang salah musim. Tentang ketabahan kasih sayang, juga pertanda pemanasan global.

  • 19 Juli 2020

    Anthropause: Saat Manusia Jeda Menginvasi Alam

    Pandemi virus corona covid-19 mendorong anthropause: manusia jeda menginvasi alam. Jeda yang harus dibuat rutin agar ekosistem punya waktu memulihkan diri.

  • 13 Juli 2020

    Cara Menumbuhkan Inovasi di Birokrasi

    Birokrasi kita lambat dalam membuat inovasi karena terjebak pada hal-hal teknis yang dikepung banyak aturan. Perlu terobosan yang kreatif.

  • 12 Juli 2020

    Satu Menu Ekoturisme

    Membandingkan pengelolaan Taman Nasional Banff di Kanada dengan Taman Nasional Kerinci Seblat di Sumatera. Banyak persamaan, tak sedikit perbedaan.