Untuk bumi yang lestari

Surat dari Darmaga

  • 25 November 2020

    Deteksi Dini Kesehatan Organisasi

    Organisasi konservasi juga seperti organisasi manajemen lain: perlu sehat secara internal dan eksternal. Inovasi menjadi bagian penting dalam kesehatan organisasi.

  • 23 November 2020

    Pasar Bukan Solusi Deforestasi

    Ada lima mitos dalam mengelola hutan lestari, salah satunya pendekatan pasar melalui ekolabel. Mitos itu berdampak buruk pada tata kelola kehutanan hingga hari ini.

  • 22 November 2020

    Hutan: Makin Tua Makin Bernilai

    Usia hutan tidak hanya tecermin dari umur, juga berbagai proses alam, gangguan, dan interaksi terhadapnya. Semakin tua, hutan semakin bernilai bagi manusia.

  • 16 November 2020

    UU Cipta Kerja dan Birokrasinya

    UU Cipta Kerja hendak menyederhanakan, menyinkronkan, dan memangkas regulasi yang menghambat penciptaan lapangan kerja. Benarkah dengan memangkas regulasi, birokrasi menjadi efektif dan lapangan kerja terbuka?

  • 15 November 2020

    Katanya Pemanasan Global, Tapi, kok, Saljunya Tebal?

    Jika benar bumi semakin memanas, mengapa musim dingin menjadi semakin dingin dan hujan salju semakin tebal? Anomali cuaca yang menjadi bukti nyata perubahan iklim.

  • 09 November 2020

    Transformasi Manajemen Hutan Lewat Perhutanan Sosial

    Perhutanan sosial merupakan perubahan manajemen hutan dari melayani usaha besar ke masyarakat kebanyakan yang memerlukan transformasi mendasar. Tak hanya birokrasi, juga masyarakat yang terlibat di dalamnya.

  • 08 November 2020

    Cara Mengetahui Usia Pohon

    Teknik sederhana mengetahui usia pohon melalui cincinnya. Berguna dalam mengestimasi bencana akibat perubahan iklim.

  • 06 November 2020

    Siklus Alam, Siklus Rezeki

    Rezeki manusia bergantung pada siklus alam. Allah berjanji jika kita menjaganya, tanpa mengeksploitasi secara berlebihan, rezeki untuk kita akan terus mengalir

  • 02 November 2020

    Paradoks Kepentingan Publik

    Negara membangun lembaga pendidikan untuk menumbuhkan daya kritis masyarakat sehingga rasa ingin tahu menjadi barang publik. Setelah kritis, penguasa malah membungkamnya.

  • 01 November 2020

    Bersiap Menghadapi La Nina

    Bumi menghadapi fenomena iklim la Niña, kemarau basah di beberapa tempat, kekeringan di tempat lain. Bagaimana menghadapinya?

  • 26 Oktober 2020

    Malum in se dalam Kejahatan Lingkungan

    Omnibus law UU Cipta Kerja memangkas penegakan hukum bagi perusak lingkungan yang dampaknya panjang. Diam tak mencegah atau mendorong pemanasan global tergolong kejahatan.

  • 25 Oktober 2020

    Teknik Melestarikan Hutan

    Gangguan ekologis akan membuat hutan beradaptasi dan memicu keragaman hayati. Semakin banyak gangguan, hutan kemungkinan lebih lestari.

  • 19 Oktober 2020

    Korupsi Pembuatan Amdal

    Kita berharap studi amdal membuat lingkungan tak jadi rusak. Tapi statistik menunjukkan kerusakan makin parah seiring makin banyaknya jenis usaha wajib amdal. Korupsi membuat harapan itu musnah. UU Cipta Kerja tak memperbaikinya.

  • 18 Oktober 2020

    Gender dalam Konservasi Satwa Liar

    Perempuan terbukti lebih tangguh dan kreatif dalam gerakan konservasi. Arus utama gender Indonesia sudah lebih maju meski pintu masuknya perlu dicari lebih kreatif.

  • 11 Oktober 2020

    Mengawetkan Kenangan Melalui Pohon

    Di Kanada ada kebiasaan menanam pohon untuk mengenang seseorang. Lebih memberikan aura positif ketimbang membangun monumen batu.

  • 09 Oktober 2020

    How Low can You Go?

    Omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja bertolak belakang dengan usaha-usaha menjaga lingkungan sebagai tuntutan global mencegah perubahan iklim. Perspektif investasi global terdorong lebih hijau.

  • 08 Oktober 2020

    Masa Depan Lingkungan dalam UU Cipta Kerja

    Dengan proteksi lingkungan yang longgar dalam UU Cipta Kerja, benarkah investasi akan datang? Tren dunia di tengah pemanasan global dan kesadaran akan kapitalisme regeneratif justru membuat bisnis lebih protektif terhadap lingkungan.

  • 05 Oktober 2020

    RUU Cipta Kerja yang Tak Adil

    RUU Cipta Kerja menghapus mandat pembentukan lembaga pencegah dan pemberantas kerusakan hutan. Sebaliknya, melanggengkan hukuman bagi masyarakat adat yang hidup dengan memanfaatkan hasil hutan.

  • 04 Oktober 2020

    Pesan Konservasi dalam Sehelai Batik

    Batik yang menjadi identitas Indonesia, bisa menjadi alat diplomasi dan konservasi. Agar terjangkau, ekobatik perlu usaha konservasi.

  • 28 September 2020

    Kesalahan-Kesalahan Konservasi

    Aktivitas manusia telah menghancurkan keragaman hayati 1.000 kali lebih cepat dari kepunahan alamiahnya. Tindakan konservasi acap menghalangi akses komunitas lokal terhadap sumber daya alam.

  • 27 September 2020

    Perubahan Iklim dalam Sejumput Garam

    Musim yang menyeleweng membuat produksi garam terganggu. Ada urusan ekonomi, sosial, dan lingkungan hingga soal perubahan iklim.

  • 25 September 2020

    Mari Menjadi Sufi Lingkungan

    Ajaran Islam mengenal konsep “sufi lingkungan”. Titik tolaknya bukan pada hukum melainkan pada kasih sayang kepada sesama.

  • 24 September 2020

    70 Tahun Profesor Dudung Darusman

    Guru besar ekonomi kehutanan IPB ini memasuki masa purnabakti. Jejak keilmuannya panjang.

  • 21 September 2020

    Lima Risiko Jika RUU Masyarakat Adat Disahkan Sekarang

    Ada lima risiko jika draf RUU Masyarakat Hukum Adat yang ada sekarang disahkan. Selain mengancam keberadaan masyarakat adat, juga risiko benturan dan konflik pemakaian lahan berbasis izin yang makin menguat.

  • 20 September 2020

    Perhatian! Macan Tutul Jawa Juga Butuh Konservasi

    Tak seperti hewan besar lain di hutan-hutan luar Jawa, macan tutul Jawa kurang mendapat perhatian dalam isu konservasi. Ia juga penting dalam menopang ekosistem.

  • 18 September 2020

    Quran dan Lingkungan Menurut Seyyed Hossein Nasr

    Seyyed Hossein Nasr satu dari sedikit ulama Islam yang konsen pada isu lingkungan. Menurut dia, wahyu Quran tak hanya punya dimensi religius, tapi pandangan soal lingkungan.

  • 14 September 2020

    Empat Kelemahan RUU Masyarakat Adat

    RUU Masyarakat Hukum Adat meneruskan syarat pengakuan legalitas sebelum negara mengakui penduduk adat memiliki hak yang sama dengan warga negara lain. Empat kelemahan RUU Masyarakat ada yang berpotensi menjauhkan tujuan melindungi mereka.

  • 13 September 2020

    Kisah Para Pemeluk Pohon

    Gerakan memeluk pohon untuk melindunginya dimulai di India pada 1730 oleh seorang perempuan desa. Gerakan para pemeluk pohon ini bergaung hingga hari ini dan membuat perubahan berarti dalam perlindungan ekologi.

  • 07 September 2020

    Etika Pendanaan Lingkungan Hidup

    Selain etika lingkungan hidup, kita memerlukan etika pendanaan perbankan. Dengan kian banyaknya pendanaan untuk investasi, sumber dananya perlu dipagari dengan etika agar lingkungan hidup terselamatkan.

  • 06 September 2020

    Kopi yang Lestari. Apa Itu?

    Kita bisa menunjukkan peduli lingkungan dan masa depan planet bumi dengan meminum kopi yang lestari. Apa itu?

  • 31 Agustus 2020

    Deforestasi Turun Tapi Masyarakat Adat Ditangkap

    Pijakan prosedural membuat konflik agraria berbasis izin akan terus terjadi karena kita tak memperbaiki problem hulunya: peraturan yang dibuat berdasarkan kepentingan. Izin untuk industri diperluas sementara izin masyarakat adat terkatung-katung.

  • 30 Agustus 2020

    Perubahan Iklim dalam Secangkir Kopi

    Secangkir kopi bisa menggambarkan bagaimana dunia berubah karena pemanasan global. Kita bisa turut serta mencegahnya dengan menyesap kopi yang dikelola secara lestari.

  • 29 Agustus 2020

    Arti Khalifah yang Sebenarnya

    Manusia disebut khalifah, yang berarti wakil Tuhan di muka bumi. Apakah itu berarti kita mahluk paling unggul?

  • 26 Agustus 2020

    Ke mana Arah Pembahasan RUU Cipta Kerja?

    Koalisi di luar pemerintahan di DPR memberikan catatan kritis pada omnibus law RUU Cipta Kerja. Tapi arah besarnya tetap menjauh dari tren industri dunia yang mendekat pada nilai-nilai keadilan sosial dan proteksi lingkungan.

  • 23 Agustus 2020

    Manusia dan Satwa Liar: Tak Hanya Berbagi Ruang

    Kita mesti mulai menghilangkan kata konflik dalam hubungan manusia dan satwa liar. Selain berkonotasi negatif yang membuat inovasi macet, kita sesungguhnya berbagi ruang hidup dengan mereka.

  • 21 Agustus 2020

    Konsep Islam Melindungi Alam

    Islam mengenal konsep perlindungan lingkungan hidup. Nabi Muhammad menetapkan sejumlah hima atau tanah larangan yang tak boleh dijamah sembarangan.

  • 17 Agustus 2020

    Renungan di Hari Kemerdekaan

    Dirgahayu Indonesia ke-75. Kita belum merdeka secara substansial. Sebuah renungan di hari kemerdekaan, terutama menyangkut keadilan memanfaatkan sumber daya alam.

  • 17 Agustus 2020

    Pohon Nasional Indonesia: Apa yang Cocok Menurut Para Ahli?

    Hutan Indonesia menyimpan ribuan jenis pohon. Belum ada pohon nasional Indonesia. Tiga ahli mengajukan beberapa pohon yang mewakili karakter penduduk Republik ini.

  • 15 Agustus 2020

    Makanan dan Dampaknya pada Lingkungan

    Kita acap abai makanan yang kita santap merusak lingkungan. Daging empuk yang kita makan berasal dari peternakan yang menghancurkan hutan dan gas metana yang jadi penyebab pemanasan global.

  • 10 Agustus 2020

    Birokrasi Seharusnya Melindungi Publik

    Basis pembuat kebijakan adalah referensi. Jika dulu ada orang yang selamat karena mengambil keputusan dengan melanggar kebenaran, kini akan ada yang mengikutinya. Maka, “jika kita tak berani bertanya, kita akan jadi korban keputusan-keputusan.”

  • 09 Agustus 2020

    Mengelola Keangkeran Hutan

    Hutan itu angker ternyata menjadi sugesti dan persepsi beberapa orang. Bisa jadi nilai tambah untuk ekowisata atau menjadi modal memelihara kelestarian.

  • 07 Agustus 2020

    Lingkungan dan Spiritualisme

    Kita memakai kata “memohon” dan “memanjatkan” untuk berdoa, yang berakar dari kata "pohon". Spiritualitas dekat dengan alam.

  • 03 Agustus 2020

    Ekologi Politik dalam Pembangunan Hutan

    Para rimbawan masih menganggap hutan semata biologi, bukan tentang manusia. Akibatnya, birokrasi dan tata kelola yang melahirkan korupsi tetap berkembang dalam mewujudkan hutan lestari.

  • 02 Agustus 2020

    Pohon Sebagai Identitas Nasional

    Beberapa negara memakai pohon sebagai lambang dan identitas nasional. Apa pohon nasional Indonesia?

  • 28 Juli 2020

    Jazz dan Hutan Kita

    Catatan dari Darmaga Jungle Jazz 2013 Idang Rasjidi and his friends. Para musisi perlu berperan dalam mengingatkan pengelolaan hutan lestari.

  • 27 Juli 2020

    Ekosida Sebagai Kejahatan Kelima

    Para rimbawan terkena bias kolonialisme yang menganggap hutan hanya bisa dikelola oleh para ahli hasil sekolah. Akibatnya adalah bencana lingkungan, ekosida, hingga pengusiran masyarakat adat dari tempat tinggal mereka di dalam rimba.

  • 26 Juli 2020

    Mengapa Kita Membutuhkan Harimau

    Renungan Hari Harimau Sedunia: bukan mereka yang membutuhkan manusia, tapi kita yang membutuhkan harimau sebagai penyeimbang ekosistem. Jika harimau punah, hidup manusia akan bermasalah.

  • 20 Juli 2020

    Lemahnya Proteksi Lingkungan dalam RUU Cipta Kerja

    Dalam omnibus law RUU Cipta Kerja ada kewajiban izin investasi berdasarkan risiko jenis usaha terhadap lingkungan. Banyak bolongnya.

  • 20 Juli 2020

    Sapardi dan Perubahan Iklim

    Sajak Hujan Bulan Juni yang ditulis Sapardi Djoko Damono tentang hujan yang salah musim. Tentang ketabahan kasih sayang, juga pertanda pemanasan global.

  • 19 Juli 2020

    Anthropause: Saat Manusia Jeda Menginvasi Alam

    Pandemi virus corona covid-19 mendorong anthropause: manusia jeda menginvasi alam. Jeda yang harus dibuat rutin agar ekosistem punya waktu memulihkan diri.

  • 13 Juli 2020

    Cara Menumbuhkan Inovasi di Birokrasi

    Birokrasi kita lambat dalam membuat inovasi karena terjebak pada hal-hal teknis yang dikepung banyak aturan. Perlu terobosan yang kreatif.

  • 12 Juli 2020

    Satu Menu Ekoturisme

    Membandingkan pengelolaan Taman Nasional Banff di Kanada dengan Taman Nasional Kerinci Seblat di Sumatera. Banyak persamaan, tak sedikit perbedaan.

  • 08 Juli 2020

    New Normal: Saatnya Ramah Lingkungan

    Era new normal atau normal baru setelah pandemi virus corona, seharusnya mendorong kita lebih peduli lingkungan. Virus muncul karena alam tak seimbang.

  • 08 Juli 2020

    Masa Depan Pembangunan Papua

    Jika aktor-aktor pembangunan Papua tidak berubah dalam melihatnya sebagai ekoregion, wilayah ini akan jalan di tempat. Masa depan pembangunan Papua tak akan ke mana-mana, sementara kredibilitas negara akan semakin melorot.

  • 05 Juli 2020

    Solusi Mencegah Siklus Pandemi: Memuliakan Kehati

    Jika memeluk manusia kini bisa menularkan penyakit, memeluk pohon justru menghilangkan penyakit. Pentingnya memuliakan kehati (keragaman hayati) untuk mencegah siklus pandemi.

  • 29 Juni 2020

    RUU Cipta Kerja: Peluang Korupsi dan Ketergantungan pada Investasi Asing

    John Locke mengatakan, “Di mana tidak ada hukum di situ tidak ada kebebasan”. Penyusun omnibus law RUU Cipta Kerja berbuat sebaliknya: hukum untuk mengekang masyarakat dan memberi kebebasan kepada investasi asing.

  • 11 Juli 2020

    Secangkir Kopi Ekoturisme

    Seperti secangkir kopi yang enak, menggarap ekoturisme butuh proses yang panjang. Dari bahan berkualitas baik hingga barista dan manajer kafe yang cekatan.

  • 22 Juni 2020

    Otokritik untuk Para Ilmuwan

    Hegemoni kekuasaan akan memanipulasi ilmu pengetahuan dalam menelurkan kebijakan publik yang merusak lingkungan. Otokritik untuk para ilmuwan dan perguruan tinggi.

  • 22 Juni 2020

    Mengapa Saya Mencintai Pohon?

    Kita acap abai oleh hal-hal sederhana yang menopang hidup kita. Misalnya, fungsi pohon yang menyediakan udara dan keindahan suara burung.

  • 15 Juni 2020

    Etika Sains dan Politik Dalam Kebijakan Publik

    Ada tarik-menarik kepentingan dalam pembuatan kebijakan publik. Bagaimana ilmu etika menyelesaikannya?

  • 08 Juni 2020

    Mengapa Bongku Petani Riau Dihukum?

    Hakim Pengadilan Bengkalis di Riau memakai tinjauan positivistik ketika menghukum Bongku bin Jelondan yang mengambil pohon akasia di lahan adat yang berada di konsesi perusahaan. Pasal yang menghukumnya ditolak hakim lain di Soppeng.

  • 05 Juni 2020

    Kisah Kaum Tsamud yang Tak Mau Berbagi

    Al Quran menceritakan kisah kaum Tsamud yang dihukum akibat tak mau berbagi air dengan unta. Daerah subur itu kering akibat manusia tak peduli dengan mahluk lain.

  • 02 Juni 2020

    Paradoks Kebijakan Publik

    Ada banyak paradoks dalam rencana kebijakan pemerintah dengan implementasinya di lapangan. Ada gagasan Kampus Merdeka tapi mahasiswa dan dosen yang menggelar diskusi di kampus malah diteror.

  • 24 Mei 2020

    Pembahasan Hutan dalam Al Quran

    Tak banyak kata hutan dalam Al Quran. Hewan dan tanaman lebih banyak diceritakan dalam pemanfaatan oleh manusia, bukan bagian dari kosmologi yang sejajar.

  • 28 Mei 2020

    Petani versus Negara + Korporat

    Tafsir hukum di Indonesia selalu menempatkan petani dan masyarakat adat dalam pengertian perambahan hutan negara dalam posisi yang lemah, meski aturannya imparsial.

  • 15 Mei 2020

    Akankah Virus Corona Mengubah Cara Beragama Kita?

    Virus corona telah mengubah banyak hal, termasuk cara kita beribadah dalam agama.

  • 11 Mei 2020

    Mengapa Kita Membuat Aturan Lalu Melanggarnya?

    Banyak aturan banyak juga pelanggaran. Mengapa kita tak kapok membuat aturan untuk dilanggar?

  • 09 Mei 2020

    Bagaimana Rasulullah Memanfaatkan Air

    Islam dan Rasulullah menempatkan adab memanfaatkan air sebagai sesuatu yang tinggi. Ia tak boleh jadi milik pribadi.

  • 04 Mei 2020

    Runtuhnya Pendidikan Kita di Tangan Omnibus Law

    Dalam omnibus law RUU Cipta Kerja, masa depan pendidikan kehilangan falsafah. Pendidikan hanya dianggap komoditas, bukan fondasi budaya bangsa.

  • 01 Mei 2020

    Arti Puasa adalah Mengistirahatkan Bumi

    Puasa tak hanya diwajibkan untuk umat Islam, tapi umat-umat sebelumnya. Makna puasa yang lebih jauh adalah mengistirahatkan bumi selain memberi jeda kepada tubuh kita.

  • 27 April 2020

    Dilema Etis dalam Kebijakan Publik

    Keputusan politis acap dihadapkan pada dilema: keadaan yang hanya menyediakan dua pilihan baik atau dua pilihan buruk. Pandemi virus corona contohnya nyata dilema. Bagaimana cara mengatasinya?

  • 25 April 2020

    Penghapusan SVLK: Dampak dan Risikonya Bagi Industri Kayu Indonesia

    Uni Eropa menyurati pemerintah meminta penjelasan soal peraturan penghapusan SVLK dalam perdagangan kayu. Bisa berujung boikot.

  • 24 April 2020

    Sedikit Puasa Banyak Sampahnya

    Produksi sampah tiap Ramadan selalu naik. Saatnya menahan nafsu untuk mengistirahatkan bumi.

  • 22 April 2020

    5 Inovasi Perguruan Tinggi Saat Pandemi

    Saat pandemi virus corona Covid-19 seperti sekarang, kampus dituntut berinovasi, baik di dalam perguruan tinggi maupun inovasi riset yang bermanfaat bagi orang banyak.

  • 22 April 2020

    Hari Bumi di Tengah Pandemi

    Refleksi Hari Bumi: setelah peringatan pertama pada 22 April 1970, emisi malah naik, hewan liar makin merana, bumi memanas.

  • 20 April 2020

    Peluang Korupsi dari Penghapusan SVLK

    Industri selalu ingin monopoli dengan melemahkan kekuatan politik dan institusi negara. Penghapusan SVLK dalam industri kayu bisa jadi model membuat peluang korupsi.

  • 17 April 2020

    Kopi: Minuman Sufi yang Terancam Pemanasan Global

    Kopi adalah minuman para sufi untuk menemani dzikir hingga larut malam. Pada 2080 diperkirakan tak akan ada lagi kopi yang tumbuh karena pemanasan global.

  • 13 April 2020

    Virus Corona dan Hilangnya Keanekaragaman Hayati

    Hilangnya keanekaragaman hayati tak pernah dianggap sebagai kerugian negara sehingga tak masuk dalam kebijakan politik. Virus corona mesti jadi peringatan kita membuat rumus ekonomi.

  • 10 April 2020

    Mengapa Tuhan Menciptakan Virus Corona?

    Virus, termasuk virus corona, dan mahluk renik sudah ada sebelum manusia ada. Bagaimana kita memperlakukan mereka?

  • 06 April 2020

    Politik dan Birokrasi vs Ilmu Pengetahuan

    Kepentingan politik atau ilmu pengetahuan: mana yang akan menang dalam menentukan nasib kita? Hasil penelitiannya mengejutkan.

  • 05 April 2020

    Dunia Setelah Virus Corona

    Virus-virus baru muncul seiring kenaikan emisi karbon akibat pembakaran energi fosil setelah Revolusi Industri. Dunia setelah virus corona akan bertambah pekat.

  • 03 April 2020

    Perubahan Iklim Dalam Al-Quran

    Al-Quran sudah mengingatkan bahaya perubahan iklim dan pemanasan global. Virus corona Covid-19 menghentikan aktivitas manusia yang membuat alam kembali pulih.

  • 31 Maret 2020

    Belajar dari Inisiatif-Inisiatif Lokal

    Para pemuda di di Komunitas Wana Paksi Kulonprogo menyelamatkan burung dari kejaran bedil para pemburu. Inisiatif bertemu dengan kepedulian dan tanggung jawab menjaga lingkungan.

  • 30 Maret 2020

    Awas! Korupsi di Masa Krisis Corona

    Sejarah membuktikan, di masa krisis, korupsi cenderung meningkat akibat kekacauan karena institusi negara yang lemah dan kepercayaan publik jatuh ke titik rendah. Coruvirus.

  • 28 Maret 2020

    Earth Hour, Waktunya Mensyukuri Bumi

    Di dalam Al-Quran, kata bumi disebut sampai 444 kali dengan konotasi yang positif. Earth Hour momen kita mensyukuri bumi dan memberinya hak sejenak bernapas lebih lapang.

  • 26 Maret 2020

    Benarkah Virus Corona Bukan Senjata Biologis?

    Ada debat di kalangan peneliti virus tentang kemungkinan virus corona sebagai senjata biologis. Sejauh mana klaim ini benar dan separah apa penyangkalannya?

  • 24 Maret 2020

    Konservasi untuk Alam dan Masyarakat

    Konservasi berkeadilan tak hanya mengutamakan aspek ekologi, tapi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat di sekitarnya. Pencapaian kita adalah mewariskan alam yang utuh kepada generasi mendatang.

  • 23 Maret 2020

    Seandainya Pemanasan Global Digolongkan Pandemi

    Dunia mengenal pandemi akibat wabah sehingga dunia bersatu melawan virus dan penyakit. Mengapa perubahan iklim dan pemanasan global tak dianggap serupa?

  • 08 Agustus 2020

    Virus Corona: Buah Kita Merusak Bumi

    Virus, termasuk corona, menginfeksi manusia karena hewan yang menjadi inangnya kehilangan habitat. Gaya hidup manusia harus berubah.

  • 20 Maret 2020

    Cara Rasulullah Menangkal Wabah

    Virus corona bukan tentara Allah karena ia buah dari perubahan alam. Menghadapi wabah, Rasullullah sempat menganjurkan lockdown dan para ilmuwan muslim memakai logika sains.

  • 17 Maret 2020

    Bisakah Kita Mewariskan Keindahan Alam?

    Pertanyaan yang menuntut kita segera mengubah gaya hidup yang boros energi, mewah, mahal, dan tak bertanggung jawab kepada alam. Sumber daya adalah kekayaan yang terbatas.

  • 16 Maret 2020

    Mereka yang Harus Kita Bela dalam Pembangunan

    Aturan dan cara kerja birokrasi, yang ditopang oleh kesimpulan ahli, acap tutup mata pada masalah pokok munculnya kemiskinan: hak dan akses terhadap sumber daya alam. Merekalah yang harus kita bela dalam pembangunan ekonomi.

  • 13 Maret 2020

    Minimalisme: Konsep Baru Menjaga Lingkungan

    Dalam agama Islam, minimalisme disebut zuhud. Hidup secukupnya tak hanya memberi kebahagiaan, tapi juga menjaga lingkungan.

  • 09 Maret 2020

    Omnibus Law Sudah Berjalan di Industri Kehutanan

    Kesalahan utama pemerintah dalam menyusun omnibus law adalah menganggap bahwa melonggarkan berbagai peraturan akan meningkatkan investasi. Padahal, ia menuntut prasyarat—yang luput disediakan sebelum membuat peraturan omnibus.

  • 08 Maret 2020

    Arah Omnibus Law: Amendemen Konstitusi?

    Paket RUU omnibus law merupakan batu loncatan dan dalih yang sangat baik, tetapi kurang elegan, menuju amendemen konstitusi kelima. Peserta aksi #GejayanMemanggil perlu tahu ini.

  • 06 Maret 2020

    Benarkah Kiamat Akan Datang?

    Rasulullah SAW tidak mengajarkan kita sibuk menebak-nebak hari kiamat, sudah dekat atau masih jauh. Beliau mengajarkan kita untuk sibuk mencegah terjadinya anomali alam.

  • 02 Maret 2020

    Bahaya RUU Cipta Kerja

    Bahaya RUU Cipta Kerja karena ia tak menjangkau masalah pokok dalam bisnis Indonesia: korupsi dan paradoks polusi yang menciptakan transaksi gelap antara negara dengan swasta. Masih ada kesempatan memperbaikinya di DPR.

  • 28 Februari 2020

    Kesadaran Beragama dan Sedekah Lingkungan

    Naiknya kesadaran beragama semestinya diikuti dengan meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan. Konsep sedekah lingkungan adalah meringankan orang lain yang menderita akibat kerusakan alam.

  • 25 Februari 2020

    Strategi Konservasi di Era Digital

    Di era digital, perlu strategi komunikasi agar konservasi menjadi literasi publik. Saatnya dua arah.

  • 24 Februari 2020

    Absennya Gagasan Kelestarian dalam Omnibus Law

    Keberlanjutan, kelestarian, sustainability adalah mantra baru dalam pembangunan. Apakah omnibus law mencerminkan faktor-faktor pendukungnya?