Untuk bumi yang lestari

Kabar Baru

  • 24 November 2020

    Melindungi Pertanian Dayak Kalimantan

    Pengaruh luar dan desakan ekonomi membuat pertanian gilir-balik di Dayak Kalimantan berubah pola sehingga dianggap tak ramah lingkungan. Sistem pertanian ini terbukti lestari berabad-abad.

  • 23 November 2020

    10 Cara Inggris Mewujudkan Pembangunan Ramah Lingkungan

    Pemerintah Inggris meluncurkan 10 strategi mewujudkan pembangunan ramah lingkungan rendah karbon hingga nol emisi 2050. Dipuji meski dianggap terlalu ambisius.

  • 23 November 2020

    Puncak Pemanasan Global 40 Tahun Lagi

    Jika dunia tak mengubah gaya hidup dalam memproduksi emisi, bumi menuju kekacauan tak sampai 40 tahun lagi. Pemanasan global membuat planet ini menuju kiamat kecil.

  • 21 November 2020

    Susahnya Menurunkan Polusi Jakarta

    Menurunkan emisi Jakarta ibarat menegakkan benang basah. Pencapaiannya masih jauh dari target kendati sudah berjalan hampir sepuluh tahun.

  • 21 November 2020

    Utusan PBB: Pemerintah Gagal Mengendalikan Polusi

    Pelapor khusus PBB menilai pemerintah Jakarta gagal mengendalikan polusi udara. Ia menyurati pengadilan yang menangani gugatan pengendalian udara kotor karena udara bersih hak setiap orang.

  • 20 November 2020

    Perempuan Lebih Rentan Terdampak Pemanasan Global

    Pemanasan global berdampak pada siapa saja, dengan akibat yang tidak sama. Perempuan lebih rentan.

  • 19 November 2020

    Jangan Anggap Sepele: Mengirim Email Memicu Pemanasan Global

    Ada himbauan pemerintah negara-negara kaya agar penduduknya mengurangi mengirim email atau surat elektronik. Jejak karbonnya lumayan.

  • 19 November 2020

    Mengapa Hutan Lindung untuk Food Estate?

    Selain luasnya kecil, hutan lindung tak sebaiknya dikonversi menjadi jenis lain. Mengapa sasaran Peraturan Menteri LHK soal food estate bukan hutan produksi?

  • 18 November 2020

    Hutan Lindung Bisa Diubah Jadi Food Estate

    Hutan lindung yang tak lagi memiliki fungsi lindung bisa diubah untuk food estate atau lumbung pangan. Bertentangan dengan Undang-Undang Cipta Kerja.

  • 18 November 2020

    Jalur Jalan-Setapak Nusantara

    Indonesia memerlukan sistem jalan-setapak nasional untuk mengawinkan kepentingan ekonomi sekaligus meningkatkan kepedulian kepada alam yang kian rentan. Bagian kedua dari dua tulisan.

  • 16 November 2020

    Tantangan Berat Menurunkan Emisi

    Pemerintah hendak mengembangkan gasifikasi batu bara untuk menghasilkan dymethil ether (DME). Jumlah emisinya setara knalpot 2 juta mobil per tahun.

  • 15 November 2020

    Sistem Jalan Setapak Nusantara

    Indonesia perlu membangun sistem jalan-setapak nusantara untuk menumbuhkan kecintaan kepada alam yang makin rusak. Bisa menumbuhkan budaya hiking yang bertanggung-jawab untuk Indonesia yang sehat, asyik, dan beradab.

  • 14 November 2020

    Kearifan Lokal Melestarikan Laut Wakatobi

    Masyarakat Darawa di Wakatobi membudidayakan gurita di laut lepas. Mereka juga menanam rumput laut memanfaatkan sampah plastik

  • 13 November 2020

    2020: Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah

    Tahun 2020 menjadi tahun terpanas. Pandemi virus corona covid-19 dan la Nina, musim kemarau basah, tak berpengaruh banyak.

  • 11 November 2020

    Usaha Mangrove di Masa Pandemi

    Penduduk desa di Konawe Selatan membudidayakan mangrove untuk menjaga kebun dan menghasilkan secara ekonomi. Pandemi virus corona covid-19 membuat penghasilan mereka melorot.

  • 09 November 2020

    Korupsi dalam UU Cipta Kerja

    UU Cipta Kerja tak menyelesaikan problem utama rendahnya investasi: korupsi. Sementara prasyarat dasar investasi juga belum siap.

  • 07 November 2020

    Peluang Usaha Kehutanan Setelah UU Cipta Kerja

    Hutan terbuka yang telantar akibat ditinggalkan oleh industri kayu mesti dimanfaatkan agar tak menambah laju deforestasi dan degradasi lahan. UU Cipta Kerja membuka peluang tiga jenis usaha yang bermanfaat dalam mitigasi pemanasan global.

  • 05 November 2020

    Dampak UU Cipta Kerja Terhadap Lingkungan

    UU Cipta Kerja menimbulkan risiko lingkungan. Forest Digest menghimpun analisis tujuh ahli dalam memetakan implikasi dan membuat rekomendasi untuk pembuatan peraturan turunannya.

  • 31 Oktober 2020

    Ketika Jambu Monyet Menggantikan Sawit

    Masyarakat di Bangka Belitung merehabilitasi bekas galian tambang illegal dengan agroforestri. Menyelamatkan lingkungan sekaligus menguntungkan.

  • 30 Oktober 2020

    Lima Konsekuensi Perhutanan Sosial Masuk UU Cipta Kerja

    Untuk pertama kali, perhutanan sosial masuk undang-undang. Konsekuensinya tak sedikit dan rumit karena bisa menghilangkan target 12,7 juta hektare.

  • 29 Oktober 2020

    Masa Depan Komodo Setelah Jurassic Park

    Populasi komodo di Taman Nasional Komodo relatif stabil sejak 2014. Bagaimana nasibnya setelah berdiri bangunan-bangunan modern ala jurassic park?

  • 28 Oktober 2020

    Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal

    Nelayan Desa Mapur di Bangka Belitung hendak mengembangkan ekowisata berbasis kearifan lokal. Meningkatkan ekonomi seraya tetap menjaga tradisi.

  • 25 Oktober 2020

    Rehabilitasi Lahan Berpasir

    Masyarakat di Bangka Belitung merehabilitasi hutan negara secara swakelola. Membangunkan lahan tidur.

  • 24 Oktober 2020

    Mangrove Bangka Belitung yang Eksotis

    Melindungi pantai dan desa seraya menghasilkan secara ekonomi. Hutan lestari, saling berbagi dalam ruang ekonomi seperti dicontohkan para pemuda Kurau Barat di Bangka Belitung yang menjadi role model pengelolaan mangrove lestari.

  • 23 Oktober 2020

    Logika Terbalik Menyelesaikan Konflik Lahan

    UU Cipta Kerja mengukuhkan konflik lahan antara masyarakat adat dan industri akibat tumpeng-tindih ruang hidup dan usaha. Syarat pengakuan masyarakat adat tetap melalui peraturan daerah.

  • 22 Oktober 2020

    Tantangan Provinsi Konservasi Papua Barat

    Provinsi konservasi Papua Barat berumur lima tahun. Tata ulang kawasan konservasi dan konversi lahan mendapat tantangan setelah terbit omnibus law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

  • 21 Oktober 2020

    Kontroversi Deforestasi

    Deforestasi jadi momok dalam pengelolaan hutan Indonesia. Tapi pengertian dan angkanya masih berbeda-beda.

  • 21 Oktober 2020

    Kedaulatan Pangan Sampai di Mana

    Koalisi Rakyat Untuk Kedaulatan Pangan meluncurkan dashboard sistem pangan. Omnibus law UU Cipta Kerja akan mengubah politik pangan dengan membuka impor sebagai strategi ketahanan sejajar dengan produksi dalam negeri.

  • 20 Oktober 2020

    Para Perempuan yang Melestarikan Rotan Kalimantan

    Para perempuan Kalimantan ini menganyam rotan menjadi kerajinan yang menembus pasar Jepang. Menanam rotan adalah melestarikan alam karena membutuhkan pohon besar untuk merambat dan naungan.

  • 16 Oktober 2020

    Rasionalisasi Hutan Keramat di Tengah Pandemi

    Kepercayaan pada hutan keramat bisa dirasionalisasikan di masa pandemi virus corona covid-19 ini. Menebang pohon bisa membuat virus yang bersemayam di dalamnya berpindah inang.

  • 15 Oktober 2020

    Kembalinya Kearifan Lokal dalam UU Cipta Kerja

    Dalam banyak versi UU Cipta Kerja, ketentuan kearifan lokal dihapus. Kembali dalam versi final 812 halaman.

  • 13 Oktober 2020

    Nasib Perhutanan Sosial dalam UU Cipta Kerja

    Untuk pertama kalinya, perhutanan sosial masuk dalam undang-undang. Tapi omnibus law UU Cipta Kerja mendorong pengaturannya kian sentralistik.

  • 12 Oktober 2020

    Masa Depan Hutan Indonesia

    Omnibus law UU Cipta Kerja menghapus ketentuan mempertahankan minimal 30% hutan di suatu pulau. Hutan Papua dalam ancaman.

  • 11 Oktober 2020

    Pemutihan Usaha di Kawasan Hutan

    Pasal 110A yang disisipkan dalam UU Cipta Kerja akan melegalkan industri yang telanjur berada di kawasan hutan. Perambah ilegal langsung didenda.

  • 08 Oktober 2020

    Nasib Masyarakat Adat dalam UU Cipta Kerja

    Sanksi administratif terhadap masyarakat hukum adat yang "merambah" hutan dalam Undang-Undang Cipta Kerja dihilangkan. Syaratnya, pengakuan legal negara.

  • 07 Oktober 2020

    Maju-Mundur Perlindungan Masyarakat Adat

    Pengakuan hutan dan masyarakat adat belum menyentuh akar masalahnya. Perlu keberanian birokrasi.

  • 30 September 2020

    Komitmen Negara G20 Mencegah Degradasi Lahan

    Negara-negara G20 akan bertemu dalam konferensi tingkat tinggi di Riyadh, November nanti. Fokusnya pada pendanaan mencegah degradasi lahan dan ekosistem laut.

  • 26 September 2020

    9 Alasan RUU Cipta Kerja Berbahaya Bagi Masyarakat Adat

    Perkumpulan HuMa mengajukan amicus curiae, opini sebagai sahabat pengadilan, untuk dipertimbangkan hakim agar membatalkan surat presiden soal RUU Cipta Kerja. Berbahaya bagi masyarakat adat.

  • 25 September 2020

    Anak Muda Indonesia Cemas Terhadap Dampak Krisis Iklim

    Mereka paham dunia tengah menghadapi krisis iklim. Mayoritas menganggap kinerja pemerintah dan DPR sebagai penghambat mitigasi pemanasan global.

  • 25 September 2020

    7.000 Desa Rentan Terkena Dampak Krisis Iklim

    Banyak desa tak punya kapasitas menghadapi bencana akibat krisis iklim. Kelompok miskin paling rentan.

  • 22 September 2020

    Beberapa Ide Mengelola Kawasan Konservasi

    Beberapa masalah menjaga dan mengelola kawasan konservasi. Perlu seimbang dalam banyak segi.

  • 19 September 2020

    RUU Masyarakat Adat: Apa yang Seharusnya Dilakukan Negara

    Artikel ini ditulis seorang Dayak Ngaju. Ia mempertanyakan cara negara mengatur dan melegalkan kesukuannya, terutama dalam RUU Masyarakat Hukum Adat.

  • 18 September 2020

    Nilai Perdagangan Cula dan Gading Masih Menggiurkan

    Nilai perdagangan akibat permintaan karena mitos dan kepercayaan, juga ketidaktahuan, membuat perburuan satwa liar terus terjadi. Perlu kerja sama global melalui kebijakan.

  • 20 September 2020

    Akar Masalah Kriminalisasi Masyarakat Adat

    Doktrin sumber daya alam milik negara dalam konstitusi Indonesia membuat masyarakat adat selalu tersisihkan. Akar masalah yang tak pernah ditengok.

  • 12 September 2020

    Kearifan Lokal dalam Kuliner Buton

    Kuliner Buton melambangkan kearifan dari makanan sehat yang beragam dan eksotis, tangguh, dan simbol tradisi serta budaya. Diolah secara organik yang ramah lingkungan.

  • 22 September 2020

    Bersiap Menyongonsong Pandemi Berikutnya

    Laporan terbaru WWF, Living Planet Index 2020, mencatat 2/3 satwa menghilang dalam kurun 1970-2016. Kehilangan satwa membuat virus kehilangan inang dan sarang, sehingga mereka segera menginvasi tubuh manusia.

  • 07 September 2020

    Kunci Sukses Multiusaha Kehutanan: Melibatkan Masyarakat

    Ada perubahan paradigma dalam pengelolaan hutan di tengah ancaman pemanasan global. Multiusaha kehutanan bisa jadi jalan keluar mengatasi deforestasi dan degradasi lahan seraya tetap menumbuhkan ekonomi.

  • 05 September 2020

    Pulau Pribadi Wajib Punya Areal Konservasi

    Pulau milik pribadi wajib mempunyai areal konservasi. Luasnya 51 persen dari keseluruhan pulau.

  • 04 September 2020

    Bersepeda Bikin Awet Muda

    Joging dan bersepeda akan bikin Anda awet muda. Penelitian terbaru menunjukkan cara kerja mitokondria pesepeda lebih efisien dalam memproduksi energi.

  • 03 September 2020

    Pertama Kali, Penambang Ilegal Mendapat Hukuman Berlapis

    Penambang ilegal di provinsi Bangka Belitung mendapatkan hukuman dengan pasal berlapis. Pelaku diberi hukuman berat, lantaran Babel kian memprihatinkan.

  • 02 September 2020

    5 Manfaat Ganja Menurut Penelitian

    Pemerintah mencabut aturan yang memasukkan ganja sebagai tanaman obat untuk menghentikan kontroversi. Di luar negeri penelitian menunjukkan banyak manfaat ganja mendukung pengobatan.

  • 02 September 2020

    Cara Orang Dayak Menanam Padi di Lahan Gambut

    Orang Dayak memakai kearifan lokal membudidayakan padi di lahan gambut. Teknologinya sederhana, tapi berkelanjutan.

  • 31 Agustus 2020

    Pemuda Harapan Iklim

    Para pemuda menjadi tumpuan harapan mencegah planet bumi terjerembap kian jauh dalam krisis iklim. Mereka yang akan mewarisi masa depan yang ditentukan oleh kebijakan politik hari ini.

  • 28 Agustus 2020

    Pengurangan Emisi Indonesia Berbuah Hibah Rp 1,5 Triliun

    Indonesia mendapatkan hibah US$ 103,8 juta atau Rp 1,5 triliun dari pengurangan emisi 2014-2016. Hasil penguatan KPH dan perhutanan sosial.

  • 31 Agustus 2020

    Pejuang Lingkungan Rentan Mendapat Kekerasan

    Kekerasan terhadap pejuang lingkungan dan pembela hak asasi terus bertambah. Penangkapan Effendi Buhing dari masyarakat adat Dayak Laman Kinipan hanya satu ekses paradigma pembangunan yang mengedepankan investasi berbasis lahan.

  • 26 Agustus 2020

    Cara Mencegah Kebakaran Hutan yang Menguntungkan Secara Ekonomi

    Masyarakat di sejumlah desa di Kalimantan mempraktikkan manajemen lahan tanpa bakar. Cara ampuh mencegah kebakaran hutan dan lahan, karena menguntungkan secara ekonomi sekaligus solusi ketahanan pangan.

  • 25 Agustus 2020

    Taman Keanekaragaman Hayati. Apa Itu?

    Taman Keanekaragaman Hayati atau Taman Kehati merupakan wisata alam buatan yang bisa dibangun oleh siapa pun. Menambah pilihan ekowisata selain kebun raya atau taman nasional.

  • 24 Agustus 2020

    Dampak Kesepakatan Hijau Eropa Bagi Indonesia

    Negara-negara Eropa meluncurkan European Green Deal atau Kesepakatan Hijau Eropa menuju nol emisi 2050 sebagai kebijakan mencegah pemanasan global. Ekonomi dan perdagangan Indonesia akan terdampak.

  • 22 Agustus 2020

    Pariwisata Ramah Lingkungan. Seperti Apa?

    Pandemi virus corona mendorong pariwisata ramah lingkungan. Bali menjadi pelopor. Seperti apa?

  • 21 Agustus 2020

    Penyebab Utama Kebakaran Hutan: Manusia

    Dari diskusi Forum Restorasi yang menghadirkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, Profesor Bambang Hero Saharjo, dan Direktur Penelitian dan Pengembangan Katingan-Mentaya Project Taryono Darusman. Mencegah lebih baik ketimbang memadamkan.

  • 27 Agustus 2020

    Ngobrol Bareng Nicholas Saputra Soal Semes7a dan Pemanasan Global

    Siaran langsung di akun Instagram Forest Digest, 21 Agustus 2020 pukul 19.30 WIB. Nico akan bicara soal film Semes7a dan pemanasan global.

  • 23 Agustus 2020

    Tahun Baru Hijriah: Momentum Hijrah Ekologis

    Tahun baru Hijriah bisa dimaknai sebagai hijrah ekologis. Semakin sadar bahwa lingkungan rusak akan mencelakakan manusia.

  • 20 Agustus 2020

    Padi: Tanaman Surga Bagi Orang Dayak Meratus

    Masyarakat Dayak Meratus percaya padi dibawa dari surga oleh Adam dan Hawa. Mereka memuliakannya sehingga padi yang tersimpan di lumbung bisa tahan selama lima tahun

  • 19 Agustus 2020

    Nasib Lingkungan Setelah 75 Tahun Indonesia Merdeka

    Indonesia di usia 75 seharusnya kian berkomitmen pada perlindungan lingkungan. Krisis akibat pandemi penyebab utamanya adalah kerusakan alam yang terlalu fokus menggenjot ekonomi.

  • 25 Agustus 2020

    IPB Jadi Universitas Nomor Satu Indonesia

    Dari empat indikator, IPB University jadi nomor satu dengan mengumpulkan skor terbanyak dari 2.136 perguruan tinggi. Menempati peringkat universitas terbaik bersama 15 perguruan tinggi paling mumpuni.

  • 17 Agustus 2020

    Penyelamatan-penyelamatan Kekayaan Indonesia

    Tiga peristiwa penyelamatan kekayaan Indonesia. Ancaman terbesar keragaman hayati adalah ketidaktahuan manusia.

  • 14 Agustus 2020

    Surat Greta Thunberg dan Pesohor Dunia dalam Krisis Iklim

    Greta Thunberg dan sejumlah aktivis krisis iklim serta para pesohor dunia meminta Uni Eropa serius menangani pemanasan global. Mereka meminta ekosida menjadi kejahatan internasional yang bisa diadili.

  • 12 Agustus 2020

    Mencegah Kebakaran Hutan di Masa Pandemi

    Masyarakat peduli api di wilayah-wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan mendapat pelatihan secara virtual. Praktik memadamkan api tetap dengan tatap muka.

  • 11 Agustus 2020

    Papua Menjadi Pulau Flora Terkaya di Dunia

    Dalam penelitian terbaru, jumlah flora Papua paling banyak di dunia, lebih kaya ketimbang Madagaskar. Data yang diverifikasi 99 ahli botani sejak tahun 1700.

  • 11 Agustus 2020

    Ekspor Lobster Picu Pencurian Ikan?

    Pemerintah Indonesia membuka ekspor benih lobster. Memicu kapal pencuri ikan makin marak?

  • 07 Agustus 2020

    Cara Mencintai Orangutan: Melepaskannya ke Alam

    Dua orangutan dievakuasi dari Semarang ke Kalimantan. Mereka menderita karena dikurung di kandang sempit di rumah penduduk.

  • 09 Agustus 2020

    Paus Pilot Terdampar di NTT. Fenomena Apa?

    Sebelas ekor paus pilot terdampar di pantai Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur. Menunjukkan gejala apa?

  • 06 Agustus 2020

    Wanamina untuk Konservasi Pantai dan Perbaikan Ekonomi

    Wanamina atau silvofishery yang memadukan konservasi tanaman laut dan perikanan bisa menjadi model rehabilitasi ekosistem mangrove. Konservasi sekaligus menghidupkan ekonomi masyarakat pesisir.

  • 08 Agustus 2020

    Potensi Melimpah Energi Terbarukan

    Energi terbarukan adalah solusi ekonomi dan lingkungan sekaligus. Perkembangannya lelet.

  • 04 Agustus 2020

    Ide Memformalkan Pemulung Sampah

    Para pemulung adalah para pahlawan tanpa tanda jasa dalam manajemen sampah. Mereka tak diperhatikan.

  • 31 Juli 2020

    Kembalinya Satwa Endemik Indonesia

    Pemerintah Filipina mengembalikan 91 satwa endemik Indonesia yang disita dari hasil selundupan perdagangan liar. Repatriasi satwa membutuhkan proses panjang.

  • 30 Juli 2020

    Menjaga Rimba Terakhir

    Mardiyah Chamim dan KKI Warsi menerbitkan buku “Menjaga Rimba Terakhir”, tentang kearifan-kearifan masyarakat adat menjaga rimba yang jadi rumah mereka. Ia membagikan bab 1 dari 31 bab buku setebal 570 halaman ini.

  • 31 Juli 2020

    IPB Ubah Nama Fakultas Kehutanan

    IPB University mengubah nama Fakultas Kehutanan dengan menambahkan lingkungan untuk merespons isu global perubahan iklim. Anak muda kurang meminati belajar tentang hutan karena bidang pekerjaannya spesifik.

  • 28 Juli 2020

    Mangrove: Antara Tambak Udang dan Kelestarian

    Luas hutan mangrove kian menyusut. Tambak udang yang masif dan skala besar yang menguntungkan secara ekonomi menjadi ancaman utama.

  • 22 Agustus 2020

    Deforestasi Global Turun, Luas Hutan Alam Naik

    Laporan terbaru FAO menyebut laju deforestasi global berkurang dalam satu dekade terakhir. Luas hutan alam juga naik. Asia juaranya.

  • 22 Juli 2020

    Kembali ke Pangan Lokal

    Pandemi corona covid-19 mesti menyadarkan kita akan keunggulan, kekayaan, dan keragaman pangan lokal. Kembali ke pangan lokal adalah basis ketahanan pangan.

  • 26 Juli 2020

    Nikmatnya Kopi Lahan Gambut Tanpa Bakar

    Petani kopi di Jambi mengembangkan kopi liberika di lahan gambut. Mengolah gambut tanpa bakar lebih menguntungkan.

  • 21 Juli 2020

    Pemanasan Global Kemungkinan Datang Lebih Cepat

    Prediksi Badan Meteorologi Dunia menyebutkan kenaikan suhu bumi 1,50 Celsius kemungkinan terjadi lima tahun lagi.

  • 25 Juli 2020

    9 Alasan Menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

    Koalisi 12 organisasi masyarakat sipil menolak DPR meneruskan pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja karena berpihak pada korporasi besar. Mengancam lingkungan hidup.

  • 25 Juli 2020

    Bersiap Memasuki Era Perdagangan Karbon

    Aturan tentang perdagangan karbon akan terbit Agustus. Potensi perdagangan karbon Indonesia lebih dari Rp 60 triliun.

  • 15 Juli 2020

    Cinta Lingkungan di Masa Pandemi

    Pandemi bisa menjadi kesempatan lebih ramah lingkungan. Dimulai dari cara kita memproduksi dan mengolah sampah rumah tangga.

  • 14 Juli 2020

    Bogor Akan Buka Wisata Hutan Kota Setelah Kebun Raya

    Satu lokasi sedang disiapkan di hutan penelitian Darmaga yang terdapat situ Gede dan perkantoran CIFOR. Potensial menjadi hutan penelitian dan wisata pendidikan karena strukturnya masih lengkap.

  • 11 Juli 2020

    Perempuan Adat yang Terdesak

    Alih fungsi lahan adat membuat perempuan adat kehilangan pekerjaan berbasis lahan. Akibat kurang perlindungan.

  • 10 Juli 2020

    Cetak Sawah di Rawa Gambut. Untuk Apa?

    Menanam tanaman pangan di rawa gambut selain tak cocok juga berbahaya bagi lingkungan. Perlu ditimbang ulang.

  • 08 Juli 2020

    Risiko Hibah Norwegia dalam Mencegah Pemanasan Global

    Pemerintah Norwegia mengucurkan hibah Rp 813 miliar. Indonesia makin terikat pada target program menurunkan emisi dalam mitigasi pemanasan global.

  • 08 Juli 2020

    Benarkah Menanam Pohon Tak Mencegah Pemanasan Global?

    Ada studi terbaru yang menyebutkan menanam pohon tak banyak berguna mencegah pemanasan global. Apa itu pengertian pemanasan global?

  • 01 Juli 2020

    Setelah Pelatihan Virtual Hutan Sosial: Lalu Apa?

    Pelatihan virtual hutan sosial perlu diteruskan dengan materi yang sesuai kebutuhan petani dalam mengemas produk mereka dan memasarkannya memakai peranti digital.

  • 01 Juli 2020

    Adaptasi Hutan Sosial di Masa Pandemi

    Pelatihan secara virtual memangkas banyak waktu dan kesempatan. Petani tak harus meninggalkan hutan mereka seperti saat pelatihan dalam pertemuan fisik.

  • 28 Juni 2020

    Kearifan Lokal Tumpuan Menjaga Hutan

    Kearifan lokal masyarakat adat Suku Dayak Bahau di Kalimantan Timur yang menjaga hutan kendati menerapkan sistem ladang berpindah.

  • 26 Juni 2020

    Cendekiawan Muslim Berembuk Pemanasan Global

    Ada banyak pertemuan para ulama dan cendekiawan Muslim membicarakan pemanasan global. Isu yang belum populer dan menjadi perhatian di kalangan umat Islam.

  • 21 Juni 2020

    Mengapa Virus Corona Cepat Menular?

    Peneliti di Amerika menemukan bahwa daya infeksi virus corona 10 kali lebih kuat dibanding virus lain penyebab pandemi. Mengapa ia begitu digdaya?

  • 11 Juni 2020

    Mesin Cuci Sumber Mikroplastik di Laut

    Mesin cuci adalah sumber utama mikroplastik di lautan. Mengganggu satwa laut hingga mengancam manusia dengan pelbagai penyakit.

  • 10 Juni 2020

    Pemanasan Global dalam Kesenian

    Perlu lebih banyak cara kreatif agar isu pemanasan global kian dipahami oleh publik. Kesenian dan dukungan seniman sangat diperlukan.

  • 06 Juni 2020

    Kebijakan Ekonomi Menahan Dampak Pandemi Menurut IPB

    Riset IPB University memetakan dampak pandemi virus corona terhadap ekonomi: merosot berat. Cara menahannya melalui stimulus.

  • 05 Juni 2020

    Cara Mencegah Pandemi Berikutnya

    Peringatan Hari Lingkungan Hidup 5 Juni 2020 adalah momen tepat merenungkan pandemi virus corona. Cara mencegah pandemi berikutnya adalah dengan melestarikan alam dan lingkungan serta memuliakan kearifan lokal.