Bintang | Januari-Maret 2019

Endah n Rhesa: Cemas Perubahan Iklim

Keduanya menyarankan agar setiap orang meniru kampanye-kampanye para pesohor yang sudah hidup dengan nol sampah plastik. Caranya sederhana: tak memakai alat-alat plastik yang sekali pakai.

Razi Aulia Rahman

Anggota redaksi, bekerja di perusahaan konsultan kehutanan.

BAGI Endah Widiastuti, perubahan iklim sudah sangat terasa dampaknya sekarang. Musim yang bergeser, gagal panen, daerah yang menjadi gersang, kekurangan air, adalah dampak nyata pemanasan global yang sedang hangat dibicarakan orang di seluruh dunia. Personel band Endah n Rhesa ini mengingatkan bahwa perubahan-perubahan itu terjadi kendati Indonesia punya hutan hujan tropis yang luas. “Seharusnya kita bersyukur,” kata perempuan 29 tahun ini kepada Razi Aulia dari Forest Digest Januari lalu. “Karena itu kita harus jaga mereka.”

Menurut Endah, menjaga hutan tak harus bertentangan dengan pembangunan karena yang diperlukan adalah keseimbangan dalam memanfaatkannya. Jika urusan pembangunan dan segala hal besar lainnya menyangkut pengelolaan oleh negara yang kompleks, Rhesa Aditya menambahkan agar menjaga lingkungan sudah dimulai sejak dari individu. “Ya, benar,” kata Endah. “Salah satunya bisa dimulai dengan mengurangi sampah plastik.”

Keduanya menyarankan agar setiap orang meniru kampanye-kampanye para pesohor yang sudah hidup dengan nol sampah plastik. Caranya sederhana: tak memakai alat-alat plastik yang sekali pakai. Endah biasanya berbelanja atau ketika jajan dengan membawa sendok dan sedotan sendiri yang bisa dicuci. Belanja dengan membawa kantong sendiri juga cukup menolong mengurangi sampah plastik yang hanyut ke laut lalu membunuh dan mempengaruhi penghuni air.

Pelantun When You Love Someone dan I don’t Remember tersebut mendukung upaya pemerintah menahan laju kenaikan suhu bumi di bawah 2 derajat Celsius. Buat mereka mencegah dampak pemanasan global sama pentingnya dengan menjaga bumi. Pasangan suami-istri ini kompak mengatakan bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan adalah tugas setiap orang, bukan hanya pemerintah atau lembaga-lembaga negara.

Daftarkan alamat email anda untuk berlangganan GRATIS artikel terbaru kami

Bagikan

Komentar

Artikel Lain