Kabar Rimbawan | Januari-Maret 2019

Rimbawan IPB Bantu Korban Tsunami Banten

Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan pun melakukan penggalangan dana untuk korban bencana tsunami di sana.

Budi Raharjo

Alumnus Fakultas Kehutanan IPB

Banyak sekali orang yang menyalurkan bantuan untuk korban tsunami di Selat Sunda, Banten, pada akhir tahun lalu. Tsunami yang diduga akibat runtuhnya tebing Gunung Anak Krakatau ini telah melumat beberapa desa dan menelan korban jiwa serta kerusakan yang tak sedikit.

Tak mau hanya menjadi penonton, Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan pun melakukan penggalangan dana untuk korban bencana tsunami di sana. Dana yang terkumpul sebanyak Rp 25 juta dibelanjakan untuk membantu korban, terutama mereka yang tinggal di wilayah terpencil, di Pandeglang dan Lampung. Bantuan yang di berikan berupa bahan makanan, sarung, beberapa obat-obatan, terpal tenda, pembalut wanita, buku, dan perlengkapan belajar bagi anak-anak.

Pengiriman bantuan dilakukan serentak di dua lokasi yakni di Lampung dan di Pandeglang. Khusus di Pandeglang bantuan diberikan kepada komunitas korban bencana yang tinggal paling dekat dengan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. Sementara untuk Lampung, bantuan dikirim ke desa yang paling parah terkena bencana tsunami yaitu Desa Way Muli.

Saat pemberian bantuan, kondisi lapangan masih keadaan darurat. Jalan akses masih sulit ditembus.  Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan IPB mengalokasikan dana sebesar Rp 100 juta untuk membantu tahap pemulihan. Bantuan difokuskan untuk pengadaan bahan bangunan yang tidak tersedia di desa tersebut, terutama untuk membuat sarana mandi, cuci, dan kakus.

Selain dari Himpunan Alumni Kehutanan (HAE) IPB, Komisariat HAE Lampung juga memberi bantuan secara terpisah. Para alumnus Kehutanan IPB yang tinggal dan bekerja di Lampung itu memberikan bantuan berupa perahu untuk para nelayan yang kehilangan aset berharga mereka akibat tsunami.

Daftarkan alamat email anda untuk berlangganan GRATIS artikel terbaru kami

Bagikan

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Lain