Kabar Alumni | Agustus-Oktober 2016

Ke Bajiguran Kita Kembali

Para alumni sepakat mematenkan “Bajiguran” sebagai nama acara apapun berkumpulnya para alumni di seluruh Indonesia.

Fahmi Alby

Rimbawan penyuka desain

SETIAP alumni Fakultas Kehutanan IPB pasti tahu jika disebut “bajiguran”. Ini acara rutin sebagai penutup rangkaian orientasi mahasiswa baru. Acara hiburan yang dikemas untuk keakraban antara senior dan yunior juga para dosen dengan hidangan bajiguran dan pelbagai rebusan.

Kehangatan bajigur itulah yang menjadi landasan filosofis acara ini. Tak ada lagi sekat antara yunior, senior, dosen. Semua adalah civitas akademika Fakultas Kehutanan yang sedang belajar tak hanya ilmu tentang hutan, tapi juga hidup dan masa depan. Karena itu di acara ini biasanya muncul ide-ide bagus setelah saling berbagi informasi tentang kehutanan mutakhir. 

Nah, para alumni mengenang kembali bajiguran pada 2 April 2016 lalu. Tempatnya di halaman Fakultas Kehutanan kampus IPB Dramaga dan Ruang Sidang Sylva. Acara diisi dengan sosialisasi kegiatan Himpunan Alumni E (abjad untuk Fakultas Kehutanan) masa kepengurusan 2015-2018 di bawah kepemimpinan Kang M. Awriya Ibrahim.

Juga ada musyawarah nasional dan rapat kerja yang membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Himpunan Alumni E. Di acara itu juga diluncurkan eksekutif lounge Sekretariat HAE di kampus. Karena membahas program kerja, Seksi Komunikasi mempresentasikan rencana menerbitkan majalah Forest Digest ini.

Para alumni bertahan hingga malam. Karena hujan deras, beberapa acara bergeser, termasuk Mimbar Rimbawan sebagai acara puncak konsolidasi yang dipandu Kang Odjat Sudjatnika (E22). Di sini para alumni sepakat mematenkan “Bajiguran” sebagai nama acara apapun berkumpulnya para alumni di seluruh Indonesia.

Pulang Kampus Tahun Lalu
Alumni Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor menggelar Hari Pulang Kampus (HAPKA) ke-16 pada 7 November 2015. Acara tiga tahunan ini selain ajang temu kangen para alumnus juga konsolidasi sekitar 6.000 rimbawan yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Ada sekitar 1.600 rimbawan yang hadir dalam perhelatan tersebut. “HAPKA kali ini sangat penting karena saat ini begitu banyak isu kehutanan yang harus mendapat solusi segera,” kata Ketua Umum Alumni Fakultas Kehutanan IPB Prie Supriadi saat jumpa wartawan di Gedung Manggala Wanabhakti Jakarta.

Menurut Prie, para alumnus Fakultas Kehutanan IPB tersebar dan bekerja tidak hanya di bidang kehutanan, melainkan di pelbagai sektor dan memegang peranan penting di bidang masing-masing.

Dengan luasnya persebaran para alumnus tersebut konsolidiasi diharapkan bisa melahirkan pelbagai ide solutif untuk perbaikan kehutanan dan Indonesia pada umumnya. “Kami ingin menegaskan kembali peran rimbawan yang lebih besar dalam pengelolaan hutan di Indonesia,” kata Prie.

Sebab tema HAPKA tahun ini adalah “Bersama Almamater Berkarya dan Berbakti Bagi Negeri.” Prie mengatakan bahwa tugas rimbawan adalah mengelola hutan yang bernilai ekologis sehingga tercapai kelestariannya sekaligus memanfaatnya secara ekonomis yang menghasilkan devisa untuk negara dan membuka lapangan pekerjaan. “Juga fungsi sosial mensejahterakan masyarakat secara berkeadilan,” katanya.

Ada pelbagai acara selama sehari penuh di pelataran kampus Fakultas Kehutanan di IPB Dramaga itu. Salah satunya adalah seminar dengan tema “Kebakaran Hutan di Indonesia: Mencari Akar Masalah dan Solusi Penanggulangannya”. Selain seminar, para alumni juga menggelar Musyawarah Besar Alumni Fakultas Kehutanan IPB yang memilih Awirya Ibrahim sebagai Ketua Himpunan periode 2015-2018.

Acara lain pemberian Wanabhakti Award kepada alumnus yang berjasa pada bidang kehutanan. Para alumni telah banyak mewarnai kemajuan dunia kehutanan Indonesia selama empat dekade. Banyak penelitian kampus yang menghasilkan teknologi tepat guna dan kini dimanfaatkan masyarakat, seperti temuan spesies cepat tumbuh, teknologi kayu, hingga sistem agroforestri.

Acara ditutup dengan Jungle Jazz yang menampilkan Idang Rasidi dan Rieke Roeslan. Idang adalah musisi yang sudah dua kali menyemarakan HAPKA Fakultas Kehutanan. Empat tahun sebelumnya ia manggung bersama Moes Mudjiono dan penyanyi lulusan Indonesian Idol.

Daftarkan alamat email anda untuk berlangganan GRATIS artikel terbaru kami

Bagikan

Komentar

Artikel Lain