Untuk bumi yang lestari

Kabar Baru| 02 Januari 2022

Antibodi Orang Indonesia Tinggi

Studi serelogi Kementerian Kesehatan: tingkat kekebalan tubuh atau antibodi orang Indonesia cukup tinggi.

INDONESIA bersiap memasuki endemi. Survei serologi Kementerian Kesehatan pada Oktober-Desember 2021 menunjukkan kekebalan tubuh atau antibodi orang Indonesia cukup tinggi. Antibodi tertinggi pada mereka yang pernah terinfeksi Covid-19 dan mendapatkan dosis lengkap vaksin sebesar 1.396 mikron per mililiter (μ/ml).

Meski tak ada patokan nilai antibodi yang bisa menangkal virus corona karena ada banyak variabel pada tiap orang yang menentukannya, studi Universitas Oxford menetapkan vaksin dengan efikasi 80% mampu menghasilkan titer antibodi penetralisir sebesar 185-247. Antibodi merujuk pada penurunan risiko infeksi, bukan pada pencegahan secara menyeluruh.

Survei serologi Kementerian Kesehatan juga menunjukkan mereka yang sudah mendapatkan vaksin kadar antibodinya lebih tinggi dari 1.000 μ/ml dibanding mereka yang belum mendapatkan vaksin. Kadar antibodi mereka yang sudah divaksin tiga kali lipat (41,5%) dibanding tanpa vaksin (13,1%). 

Survei serologi ini memakai sampel cukup besar. Mengambil sampel 20 penduduk tiap desa, total respondennya mencapai 21.880 orang di 1.094 desa. Jawa-Bali, perkotaan, dan perempuan memiliki kadar antibodi lebih tinggi dibanding pembandingnya.

Kadar antibodi di perkotaan menunjukkan bahwa tak hanya vaksinasi yang meningkatkan kekebalan terhadap dampak infeksi virus corona, infeksi virus corona juga menaikkan imunitas. Virus corona acap disebut virus urban karena menyebar di perkotaan di mana mobilitas dan pertemuan penduduk sangat tinggi.

Data survei serologi ini juga mengonfirmasi sejumlah studi sebelumnya yang menyebutkan infeksi virus menaikkan kekebalan. Sel T pada mereka yang pernah terinfeksi segera mengenali varian baru virus yang sama di kemudian hari.

Temuan menarik survei serologi lainnya adalah bukti bahwa vaksin menaikkan antibodi. Mereka yang sudah mendapatkan dua dosis antobodinya sebesar 99,5%. Sementara mereka yang baru mendapatkan satu dosis sebesar 90% dan mereka yang belum mendapatkan vaksin tetap tinggi, 73,2%.

Meski tak ada kesimpulan dari survei ini, data ini mendekati apa yang dinamakan kekebalan massal atau herd immunity. Herd immunity adalah kekebalan yang muncul ketika sebagian besar populasi kebal terhadap infeksi sehingga melindungi individu yang tak kebal.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung yang menjadi juru bicara Kementerian Kesehatan Nadia Tarmizi menduga tingginya angka antibodi masyarakat Indonesia dalam survei serologi menunjukkan adanya superimunity. “Ada yang terinfeksi saat varian Delta dan yang mendapat vaksinasi,” kata dia dalam YouTube BNPB.

Antibodi orang Indonesia berdasarkan survei serologi

Infeksi dan vaksinasi adalah kombinasi kekebalan massal. Hingga 31 Desember 2021, penduduk yang sudah mendapatkan vaksinasi dua dosis sebanyak 54,79% atau 114,1 juta dan satu dosis 79,68% atau 1695,94 juta. Dalam survei serologi, responden yang belum mendapat vaksin sebanyak 43,6% dan vaksin dua dosis 41,2%.

Survei serologi, meski masih dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan sahih, juga makin menguatkan bahwa vaksin menjadi cara ampuh membawa dunia ke dalam endemi dengan meningkatkan antibodi tiap-tiap orang dan populasi. Kita akan hidup bersama Covid-19 yang menginfeksi manusia tanpa diikuti gejala yang mematikan

BERSAMA MELESTARIKAN BUMI

Ketika informasi makin marak, peristiwa-peristiwa tak lagi berjarak, jurnalisme kian penting untuk memberikan perspektif dan mendudukkan soal-soal. Forest Digest memproduksi berita dan analisis untuk memberikan perspektif di balik berita-berita tentang hutan dan lingkungan secara umum.

Redaksi bekerja secara voluntari karena sebagian besar adalah mahasiswa dan alumni Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University yang bekerja di banyak profesi. Dengan visi "untuk bumi yang lestari" kami ingin mendorong pengelolaan hutan dan lingkungan yang adil dan berkelanjutan.

Dukung kami mewujudkan visi dan misi itu dengan berdonasi atau berlangganan melalui deposit Rp 50.000.




Redaksi

Bagikan

Komentar



Artikel Lain