Untuk bumi yang lestari

Oase|Januari-Maret 2019

Lari sebagai Meditasi

Pada lari sebagai meditasi, hanya ada aku, ruang, dan waktu…

YANG paling menyenangkan saat lari pagi, atau lari di waktu yang lain, adalah ketika tiba saatnya berada di persimpangan: berhenti atau terus. Ada pertentangan dalam pikiran yang tarik menarik di antara dua kutub itu. Keduanya menyimpan konsekuensi. 

Jika berhenti, lemak dan sejenisnya akan menang dan bersorak karena mereka tak terus disiksa dan dibakar menjadi keringat. Jika terus, belum tent....

Klik Login jika Anda pernah membeli artikel ini.
Dukung kami dengan menjadi Pelanggan melalui tombol Daftar dan Deposit.
 
 
 

Mengelola blog catataniseng.com. Menjadi wartawan sejak 2001 dan penerima penghargaan Mochtar Lubis Award serta Jurnalis Jakarta Award untuk liputan investigasi. Bukunya: #kelaSelasa: Kumpulan Twit tentang Jurnalisme, Media, dan Teknik Menulis Berita

Bagikan

Artikel Terkait

Komentar

Artikel Lain