Untuk bumi yang lestari

Kabar Baru| 16 Februari 2026

Lima Komitmen Rimbawan untuk Kehutanan Indonesia

Dihadiri tak hanya oleh rimbawan IPB, juga ikatan alumni perguruan tinggi lain.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyerahkan bantuan bibit untuk kelompok tani di sela Temu Rimbawan Nasional di kampus IPB Dramaga

PADA Sabtu, 14 Februari 2026, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University menggelar Temu Nasional Rimbawan 2026. Pertemuan dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki.

Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Dodik Ridho Nurrochmat membacakan Pesan Dramaga di depan sekitar 500 rimbawan yang berasal dari berbagai ikatan alumni, perguruan tinggi, dan Pengurus Cabang Sylva Indonesia dari seluruh Indonesia.

Dodik menjelaskan lima poin Pesan Dramaga sebagai komitmen rimbawan Indonesia memajukan kehutanan.

Pertama, mengawal kebijakan kehutanan nasional agar tetap berpijak pada sains, keberlanjutan, dan keadilan ekologis.

Kedua, memperkuat peran kampus kehutanan sebagai pusat pemikiran, inovasi, dan solusi kebijakan kehutanan yang objektif, kritis, dan konstruktif, sekaligus sebagai ruang utama pembinaan dan regenerasi rimbawan muda yang profesional, beretika, dan berorientasi pada kelestarian hutan.

Ketiga, mengoptimalkan peran rimbawan sebagai agen perubahan sekaligus meneguhkan korsa rimbawan sebagai kekuatan moral dan intelektual yang menjunjung tinggi etika profesi dalam menghadapi tantangan kehutanan masa depan.

Keempat, membangun dan merawat kolaborasi nasional yang inklusif dan berkelanjutan antar rimbawan dan para pemangku kepentingan.

Dan kelima, menegaskan peran dan tanggung jawab bersama Rimbawan Indonesia dalam pencegahan, mitigasi, dan pemulihan bencana lingkungan berbasis kehutanan dan pengelolaan lanskap berkelanjutan.

"Rimbawan Indonesia percaya bahwa masa depan kehutanan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas kolaborasi, integritas profesi, dan keberanian untuk berpikir serta bertindak melampaui kepentingan sektoral," kata Dodik.

Menurut Dodik, Dramaga, lokasi kampus IPB di Bogor, Jawa Barat, menjadi titik tolak komitmen bersama bahwa rimbawan Indonesia siap mengambil peran lebih besar, lebih strategis, dan lebih bermakna bagi keberlanjutan hutan dan masa depan Indonesia.

Setelah membacakan Pesan Dramaga, Dodik menyerahkan salinannya kepada Menteri Kehutanan dan Wakil Menteri Kehutanan.

Temu Nasional Rimbawan Indonesia 2026 merupakan wadah konsolidasi nasional rimbawan dalam memperkuat korsa, menyatukan langkah, serta menegaskan komitmen kolektif yang bertujuan untuk penguatan dukungan Rimbawan terhadap kebijakan Kehutanan Strategis, penegasan peran kampus Kehutanan serta eksistensi alumni dalam mendukung implementasi kebijakan kehutanan nasional.

Kegiatan yang digagas DPP Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University dilaksanakan dalam upaya memperkokoh kolaborasi nasional antar ikatan alumni dan organisasi rimbawan. Temu Rimbawan Nasional 2026 menegaskan komitmen rimbawan Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah, memperkuat sinergi multipihak, serta menguatkan peran kampus dan alumni dalam pengembangan inovasi dan implementasi kebijakan kehutanan.

BERSAMA MELESTARIKAN BUMI

Ketika informasi makin marak, peristiwa-peristiwa tak lagi berjarak, jurnalisme kian penting untuk memberikan perspektif dan mendudukkan soal-soal. Forest Digest memproduksi berita dan analisis untuk memberikan perspektif di balik berita-berita tentang hutan dan lingkungan secara umum.

Redaksi bekerja secara voluntari karena sebagian besar adalah mahasiswa dan alumni Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University yang bekerja di banyak profesi. Dengan visi "untuk bumi yang lestari" kami ingin mendorong pengelolaan hutan dan lingkungan yang adil dan berkelanjutan.

Dukung kami mewujudkan visi dan misi itu dengan berdonasi atau berlangganan melalui deposit Rp 50.000.




Bekerja di Fakultas Kehutanan IPB

Topik :

Bagikan

Komentar



Artikel Lain